Mengupas News dan Analisa terkini Forex, Index Saham, Komoditi, CFD.

Sterling Rentan, Resiko QE Membayangi

Poundsterling menguat terhadap Dollar AS pada hari Selasa seiring membaiknya permintaan untuk mata uang beresiko. Kendati demikian, apresiasi Cable dinilai rentan mengingat perlambatan inflasi di Inggris telah menyediakan lebih banyak ruang bagi Bank of England melonggarkan kebijakan lebih lanjut.
Inflasi harga konsumen Inggris meningkat 0,4% pada bulan September setelah mencatat kenaikan 0,5% pada bulan sebelumnya. Sedangkan laju inflasi tahunan tumbuh 2,2% pada bulan lalu, lebih lambat dari 2,5% pada bulan Agustus.
"Data inflasi masih sesuai dengan ekspektasi, meskipun itu membuat ekstensi QE pada bulan depan menjadi lebih mungkin," kata Kathleen Brooks, direktur riset FOREX.com. "Sementara buruknya data ketenagakerjaan pada hari Rabu akan beresiko menenggelamkan Sterling kembali ke level $1.60."
Pasar pekerjaan di Inggris sejauh ini telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan meskipun ekonomi menderita resesi. Tingkat pengangguran Inggris diperkirakan masih akan stabil pada 8,1% di bulan Agustus.


@



1 comments - Skip ke Kotak Komentar

Blogger said...

I would like to suggest that you pick the #1 Forex broker.

Post a Comment - Kembali ke Konten

Powered by Blogger.
Sterling Rentan, Resiko QE Membayangi